September 9th, 2007 by javaneska
Figure it out for yourself, my lad,
You’ve all that the greatest of men have had,
Two arms, two hands, two legs, two eyes,
And a brain to use if you would be wise.
With this equipment they all began,
So start for the top and say "I can."
Look them over, the wise and great,
They take their food from a common plate
And similar knives and forks they use,
With similar laces they tie their shoes,
The world considers them brave and smart.
But you’ve all they had when they made their start.
You can triumph and come to skill,
You can be great if only you will,
You’re well equipped for what fight you choose,
You have legs and arms and a brain to use,
And the man who has risen, great deeds to do
Began his life with no more than you.
You are the handicap you must face,
You are the one who must choose your place,
You must say where you want to go.
How much you will study the truth to know,
God has equipped you for life, But He
Lets you decide what you want to be.
Courage must come from the soul within,
The man must furnish the will to win,
So figure it out for yourself, my lad,
You were born with all that the great have had,
With your equipment they all began.
Get hold of yourself, and say: "I can."
Edgar A. Guest
Posted in Uncategorized | No Comments »
February 6th, 2007 by javaneska
hei kerinduan..
akhirnya kutemukan sabahat setiamu
yang selalu hadir menemanimu
ketika dirimu senantiasa menyiksaku
sungguh kerinduan..
sangat berat bagiku untuk berkenalan dengan sahabatmu
bukan karena dia sombong
bukan juga pemalu
namun beratnya diri ini karena jiwa yang belum siap
untuk bisa mengenalnya lebih dekat
lebih erat….
sehingga aku bisa bercengkrama menikmati kesepian
hei kerinduan..
kenalkan aku padanya
dekatkan aku pada sahabatmu
sahabat yang bisa mengobati diriku akan penyakit-penyakitmu
sahabatmu yang bernama KESABARAN
Posted in Uncategorized | No Comments »
February 5th, 2007 by javaneska
Kerinduan…
maaf kan aku…
aku bersalah padamu
aku tak bisa menghindari perpisahan
aku tak bisa menghalangi jarak kefanaan ini dengannya
kembalilah padaku
agar aku dapat terus merasakannya
agar aku dapat terus memeluknya
meskipun hanya dalam bayang dirimu
kaulah orang ketiga dalam cintaku
yang selalu ada ketika kami tidak bertemu
dan selalu menghilang ketika kami bersama
kerinduan yang selalu setia
bersemayam di lubuk setiap insan
yang menantikan sebuah pertemuan….
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
February 5th, 2007 by javaneska
satu kata yang selalu kubenci dan tak ingin diri ini merasakan
kata yang bernama kerinduan
kau muncul bersamaan dengan terpisahnya dua jiwa
kau bersemayam disetiap kalbu mereka yang ingin bersatu
ku harap engkau enyah dari dunia ini
jangan pernah muncul lagi
sehingga tidak ada jiwa-jiwa yang terpisahkan lagi
Posted in Uncategorized | No Comments »
February 5th, 2007 by javaneska
Januari membawa sepi
dengan hempasan badai dan hujan tanpa henti
sendiri ke terdampar dalam pulau kesunyian
hanya satu yang akan selalu ku teriakkan
.. Pergilah kau Januari!!
Posted in Uncategorized | No Comments »
February 5th, 2007 by javaneska
ketika gerimis datang seolah menyirami keringnya hati
mata ini terpejam meresapi lembabnya udara yang mengalir melalui ujung jariku
tetesan air kurasakan semakin menusuk kulit-kulitku
ketika kusadari aku di sini sendiri tanpamu….
Posted in Uncategorized | No Comments »
February 5th, 2007 by javaneska
doa ini mengalir ke setiap pembuluh semesta
melewati pohon-pohon dan padang ilalang
menyelami lautan dan palung-palung terdalam
untuk dapat sampai ke tempatmu.. wahai kekasih
Posted in Uncategorized | No Comments »
February 5th, 2007 by javaneska
ketika rasa itu kian menderu
ketika cinta telah meluap mengalir ke sungai-sungai kerinduan
dan ketika setiap dinding ruang hidupku telah terisi dengan bait-bait suaramu
maka setiap nafas yang terhembus ini akan teriring doa untukku dan untukmu
Posted in Uncategorized | No Comments »
December 16th, 2006 by javaneska
Laksana raga tanpa jiwa
terdiam dan terbujur tanpa makna
seperti berjalan tanpa mata
hanya bisa meraba….
sekian lama berpikir
mencoba tuk melupakanmu
mencoba tuk melepaskanmu
mencoba untuk menjauhkan hati ini
dan aku semakin tenggelam
terdampar dalam kabut kehampaan
kulepas jiwa yang mengikatku
kulepas semangat yang menopangku
dan aku semakin tersesat
dan haripun berlalu
seolah menghapus hari-hari kemarin
namun kenangan tentangmu
seperti karat dalam logam jiwaku
melekat erat dan tak terlepas
sebuah ekspresi terhampar di depan mata,
tertawa, menangis, tersenyum.. indahnya
kelak kuharap itu nyata.
Posted in Uncategorized | No Comments »
December 16th, 2006 by javaneska
kau berikan ku cahaya
disaat ku terdampar dalam gelap
memandu arah hingga jalan tak hilang
sampai bertemu indahnya bintang
ingin ku genggam cahaya itu
meskipun bara membakar jiwaku
dengan cahaya tergengam di hati
akan ku hadang semua badai dan duri
namun kau, sang cahaya
inginkah kau ku genggam?
biarpun serpihan hati ini semakin terberai
aku hanya ingin satu detik ini bukan ilusi
hatiku tuli tak bisa mendengar
juga bisu tak mampu bicara
berikan cahayamu wahai dewi
dan biarkan hatiku melihat lagi
Posted in Uncategorized | No Comments »